Foodtrip #Pangan46 Part-3 (2012)

Minggu, 1 Juli - Senin, 2 Juli 2012. DI Yogyakarta, Indonesia.

Akhirnya setelah terpotong Ujian Akhir Semester, saya bisa melanjutkan tulisan ini. Sambungan dari postingan 2.

-

Minggu, 1 Juli 2012 pukul 13.00 waktu Indonesia bagian Malioboro, Yogyakarta.

Setelah menempuh perjalanan yang luar biasa panjang, kami sampai juga di kota pelajar, Yogyakarta!

image

Yogya merupakan kota yang saik untuk makan. Ini contohnya:

image

Meskipun di pinggir jalan, makan apapun jadi enak kalau ada di Yogyakarta. Saking nikmatnya, Bapak ini makan sambil angkat kaki.

image

Di pinggir jalan ada tiga patung yang sedang galau.

image

Richard memotret sudut Yogyakarta. Saat itu juga ada peringatan Jogja-Kyoto Sister Province yang ke-27 tahun.

image

Di Yogyakarta, kami dilepas untuk berbelanja di sekitar Malioboro seperti anak ayam yang dilepas oleh induknya. Namun karena saya malas dan terlalu sakit kepala untuk berbelanja, saya dan beberapa teman-teman mengunjungi museum ini:

image

Museum Vredeburg!

image

Nama lainnya adalah Museum Benteng Yogyakarta. Museum ini diresmikan tanggal 28 Oktober 1998 oleh Direktur Jenderal Kebudayaan saat itu, Prof. Dr. Edi Sedyawati.

image

Kami yang tidak berbelanja.

image

image

Museum ini mengisahkan perjuangan rakyat Yogyakarta saat menjelang kemerdekaan Indonesia.

image

Ternyata di dalam ada Pak Pungki yang sedang khusyuk.

image

image

image

Kami bertemu hantu pejuang masa lalu.

image

Richard yang norak akan teknologi.

image

Naskah proklamasi.

image

Sobich dan saya berpura-pura menjadi Pak Soekarno dan Pak Hatta.

image

Ada juga mesin cetak “Keadulatan Rakyat” yang berfungsi untuk mencetak surat kabar pada tempo lalu.

image

Di dalam museum ini juga ada sebuah poster yang sarat akan semangat yang membara!

image

Di luar museum ternyata ada ini:

image

Festival Kesenian Yogyakarta!

image

image

Di sana juga ada toko buku bekas. Tanpa basa-basi lagi saya langsung menyerbu ke sana.

image

image

Selain buku bekas, di Festival Kesenian Yogyakarta juga ada toko-toko mebel.

image

image

image

Setelah puas melihat pameran kesenian, rasanya sangat tidak afdol bila calon sarjana teknologi pangan seperti kami yang hobi nongkrong di warung kopi sekitar Dramaga tidak mampir ke warung kopi. Seno, Sobich, Kyo, dan saya memutuskan untuk ngewarkop sebentar di sini:

image

Saatnya geng warung kopi naik kelas (:

image

Saya suka dengan kerapihan dan tata letak kafe ini yang bernuansa jadul.

image

image

image

image

Selagi menunggu makanan dan minuman datang, saya dan Kyo main-main di depan kaca layaknya ABG.

image

image

Yang ini hasil jepretan Kyo:

image

image

Tak disangka tak dinyana, di sini kami bertemu Pak Pungki kembali.

image

Setelah selesai minum kopi di sore hari, kami meninggalkan museum dan siap-siap untuk makan malam.

image

image

Kami makan malam di sini:

image

Acara makan malam dibuka oleh Pak Pungki.

image

Dengan gegabah karena sudah kelaparan, kami langsung menyerbu meja makan dan memenuhi piring dengan porsi kuli.

image

image

image

image

Nyam nyam nyam. Selamat makan malam!

image

image

image

image

image

image

image

Acara pada malam itu diiringi oleh biduan paling galau se-ITP 46: Rufnia Ayu Afifah a.k.a. Afi yang menyanyikan lagu “Yogyakarta”.

image

Kemudian, acara dipimpin oleh Ajie dan saya selaku MC gadungan.

image

Rekan MC saya, Ajie Pambudi.

image

Acara pertama diisi dengan doa pembukaan oleh Mas Banu.

image

Kemudian, sambutan oleh ketua panitia foodtrip, Cik Cicil.

image

Kemudian acara dilanjutkan dengan mengumumkan pemenang angket. Para pemenangnya adalah:

image

image

Terkepo: Eren dan Taufan.

image

image

Tergalau: Putra dan Afi.

image

image

Tuan Ikhwan: Mas Banu. Nona Akhwat: Mba Nita.

image

image

Tertawa: Iyan an Aca.

image

image

Terlelap: Mba Dian dan Seno.

image

image

Tergosip: Aktri’s dan Taufan.

image

image

Tereksotis: Aca dan Sobich.

image

image

Terdiam: Syarah dan Mas Banu.

image

image

Tergemar Menabung: Mucik dan Trina.

image

image

Nona Sendok: Ayash. Tuan Garpu: Charles.

Terakhir, acara ditutup dengan musik akustik dari Babah Adri.

image

Dan penyerahan kenang-kenangan untuk Pak Pungki dari #Pangan46.

image

Serta kenang-kenangan untuk ketua Himpunan Mahasiswa Ilmu dan Teknologi Pangan 2011/2012, Muhammad Iqbal yang diimpor langsung dari Jeddah.

image

Salam bahagia dari #Pangan46. Saya mencintai kalian, kawan (“:

image

View text
  • #photostuff #friends #read
  • 1 year ago
  • 3
x